Semarang – Kepala Kejaksaan Negeri Cilacap Dr. Muhammad Irfan Jaya, S.H., M.H., Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Cilacap Hendrawan, S.H., M.H., beserta perwakilan Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) Kabupaten Cilacap menghadiri Apel Akbar Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) sekaligus Pengukuhan DPD-DPC Aslinmas dan DPC Abpednas se-Jawa Tengah.
Kegiatan tersebut digelar di Stadion Pandanaran, Wujil, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Rabu (30/9/2026).
Apel Akbar tersebut menjadi momentum penguatan peran Satlinmas dan Aslinmas sebagai bagian penting dalam perlindungan masyarakat, ketertiban lingkungan, penanganan bencana, hingga dukungan terhadap berbagai program pemerintah.
243.543 Anggota Satlinmas Diperkuat Perannya
Sebanyak 243.543 anggota Satlinmas yang tersebar di 8.562 desa dan kelurahan di Jawa Tengah diperkuat perannya melalui kegiatan tersebut.
Satlinmas didorong untuk terus berperan dalam menjaga ketertiban masyarakat, membantu penanganan bencana, menjaga lingkungan, serta mendukung berbagai program pemerintah di tingkat paling dekat dengan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Teguh Subroto, S.H., M.H., yang juga menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, dikukuhkan sebagai Ketua DPD Aslinmas Provinsi Jawa Tengah.
Pengukuhan dilakukan oleh Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappidsus) Aris Marsudiyanto.
Kajari Cilacap Turut Hadir Bersama Perwakilan Aslinmas
Kehadiran jajaran Kejaksaan Negeri Cilacap dalam kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Kejaksaan Negeri Cilacap Dr. Muhammad Irfan Jaya, S.H., M.H.
Turut hadir Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Cilacap Hendrawan, S.H., M.H., beserta perwakilan Aslinmas Kabupaten Cilacap.
Kehadiran tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap penguatan peran Satlinmas dan Aslinmas dalam menjalankan fungsi perlindungan masyarakat serta membangun sinergi dengan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat.
Dihadiri Sejumlah Pejabat dan Pimpinan Kejaksaan
Apel Akbar dan pengukuhan tersebut turut dihadiri Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI Prof. Dr. Reda Manthovani selaku Pembina Satlinmas, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani, serta sejumlah pejabat dan para Kepala Kejaksaan Negeri se-Jawa Tengah.
Kehadiran berbagai unsur tersebut memperkuat pelaksanaan kegiatan yang menekankan pentingnya soliditas, koordinasi, dan kerja nyata dalam perlindungan masyarakat.
Dorong Konsep “Hansip Reborn” dan Jempol Baik
Dalam apel akbar tersebut turut digaungkan konsep “Hansip Reborn” sebagai upaya menghidupkan kembali semangat gotong royong masyarakat dengan pendekatan yang lebih profesional dan sesuai dengan perkembangan zaman.
Selain itu, dicanangkan pula Gerakan Nasional Jempol Baik yang mendorong masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, terutama dengan melakukan verifikasi sebelum menyebarkan informasi.
Kepala Bappidsus Aris Marsudiyanto mengingatkan masyarakat agar tidak mudah meneruskan berita yang belum diketahui kebenarannya, terutama informasi yang mengandung ujaran kebencian dan berpotensi memicu konflik.
Menurutnya, besarnya jumlah anggota Aslinmas dan Abpednas menjadi potensi kekuatan masyarakat dalam membantu penanggulangan bencana sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Teguh Subroto: Aslinmas Harus Hadir untuk Masyarakat
Ketua DPD Aslinmas Jawa Tengah Teguh Subroto menyampaikan bahwa pengukuhan tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan manfaat keberadaan Aslinmas bagi masyarakat.
Menurut Teguh, posisi Satlinmas yang berada hingga tingkat desa dan kelurahan membuat organisasi tersebut memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat.
Peran Satlinmas tidak hanya berkaitan dengan keamanan lingkungan, tetapi juga mencakup penanganan kebencanaan, sosial kemasyarakatan, ketahanan pangan, perlindungan lingkungan, dan dukungan terhadap berbagai program pemerintah.
Teguh berharap Aslinmas dapat menjadi bagian dari kekuatan masyarakat yang hadir ketika masyarakat membutuhkan. Penguatan organisasi juga perlu diikuti dengan peningkatan kapasitas dan perhatian terhadap kesejahteraan anggota.
Dengan jumlah anggota yang besar, Aslinmas diharapkan mampu membangun koordinasi yang semakin baik dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan berbagai unsur masyarakat lainnya.
Jawa Tengah Raih Penghargaan dengan Jumlah Anggota Aslinmas Terbanyak
Dalam kesempatan tersebut, Jawa Tengah memperoleh penghargaan sebagai daerah dengan jumlah anggota Aslinmas terbanyak secara nasional, yakni mencapai 75.738 anggota.
Untuk tingkat kabupaten, Kabupaten Semarang tercatat sebagai daerah dengan jumlah anggota Aslinmas terbanyak di Jawa Tengah, mencapai 32.854 anggota.
Selanjutnya, Kabupaten Brebes memiliki lebih dari 24 ribu anggota, Wonosobo 5.087 anggota, Boyolali 2.703 anggota, dan Batang 2.458 anggota.
Besarnya jumlah anggota tersebut menjadi modal organisasi untuk memperkuat peran perlindungan masyarakat di tingkat paling dekat dengan warga.
Melalui semangat “Hansip Reborn”, Satlinmas dan Aslinmas Jawa Tengah didorong untuk terus beradaptasi dengan tantangan baru serta hadir sebagai kekuatan masyarakat yang profesional, solid, dan bermanfaat bagi lingkungan.






