Cilacap – Kejaksaan Negeri Cilacap turut menghadiri Upacara Pemberangkatan Pasukan Estafet Tunas Kelapa (ETK) Tahun 2026 yang dilaksanakan di Halaman Pendopo Cilacap, Rabu (3/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh 61 peserta dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026.

Kehadiran Kejaksaan Negeri Cilacap dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Rischy Akbar Santosa, S.H., M.H., Kasubsi I Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri Cilacap, bersama unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kabupaten Cilacap, TNI-Polri, Pengadilan Agama, DPRD, para kepala OPD, camat, serta peserta Kwartir Kabupaten Cilacap.

Upacara pemberangkatan berlangsung mulai pukul 07.45 WIB hingga 08.30 WIB dengan suasana tertib dan penuh semangat. Kegiatan ini menjadi bagian dari tradisi Gerakan Pramuka Jawa Tengah dalam memperkuat semangat kebersamaan, kedisiplinan, pengabdian, dan kepedulian terhadap masyarakat.

Estafet Tunas Kelapa dalam Rangka Hari Pramuka ke-65

Dalam sambutannya, Plh. Sekda Cilacap, Annisa Fabriana, S.H., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya tradisi Estafet Tunas Kelapa Tahun 2026 sekaligus menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Pramuka ke-65 kepada seluruh anggota Gerakan Pramuka se-Jawa Tengah.

Peringatan Hari Pramuka tahun 2026 mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil, dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”. Tema tersebut menempatkan Gerakan Pramuka sebagai bagian dari upaya membangun kedaulatan bangsa melalui kreativitas dan inovasi di bidang pangan.

Semangat “Ngopeni dan Nglakoni”

Dalam sambutannya disampaikan bahwa semangat Gerakan Pramuka di Jawa Tengah terintegrasi dengan prinsip “Ngopeni dan Nglakoni Jawa Tengah”.

Ngopeni dimaknai sebagai semangat merawat dan peduli, yang diwujudkan melalui kepedulian Pramuka dalam merawat bumi, menjaga kesuburan tanah, mengayomi petani, serta melestarikan lingkungan lokal di setiap etape wilayah yang dilalui.

Sementara Nglakoni dimaknai sebagai menjalankan dan bekerja keras. Nilai tersebut tercermin melalui ketangguhan Pasukan Estafet Tunas Kelapa dalam menempuh berbagai rute perjalanan dengan penuh disiplin, kerja keras, serta mempraktikkan keterampilan hidup melalui aksi nyata di tengah masyarakat.

Melalui perpaduan semangat Gerakan Pramuka dengan nilai Ngopeni dan Nglakoni, diharapkan Pramuka Jawa Tengah dapat terus menjadi benteng moral sekaligus pelopor pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan dampak langsung bagi kemajuan daerah.

Pesan untuk Pasukan Estafet Tunas Kelapa

Kepada seluruh Pasukan ETK Tahun 2026, pembina, pendamping, serta jajaran Kwartir Cabang dan Ranting yang bertugas, disampaikan sejumlah pesan untuk menjaga kesehatan, keselamatan, dan kekompakan selama pelaksanaan etape perjalanan.

Selain itu, para peserta diharapkan dapat menebarkan pesan positif, kedamaian, dan kepedulian di setiap wilayah yang dilalui. Kegiatan Estafet Tunas Kelapa juga diharapkan menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.

Kejari Cilacap Dukung Semangat Pengabdian Pramuka

Kehadiran Kejaksaan Negeri Cilacap dalam Upacara Pemberangkatan Pasukan Estafet Tunas Kelapa Tahun 2026 merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan kepemudaan yang mengedepankan nilai kedisiplinan, kemandirian, gotong royong, kepedulian sosial, dan pengabdian kepada masyarakat.

Nilai-nilai tersebut sejalan dengan pentingnya membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, bertanggung jawab, terampil, serta mampu berkontribusi positif dalam pembangunan daerah dan bangsa.

Dengan semangat “Satu Pramuka untuk Satu Indonesia” serta Pramuka Jawa Tengah “Ngopeni, Nglakoni, Mengabdi Tanpa Henti”, Pasukan Estafet Tunas Kelapa Tahun 2026 diharapkan dapat menjalankan setiap etape perjalanan dengan penuh tanggung jawab, semangat, dan dedikasi.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung dalam keadaan aman dan lancar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *