Cilacap, 17 Juni 2025 – Pada hari Selasa, bertempat di Pendopo Wijayakusuma Cakti, telah dilaksanakan Seminar Nasional Pendidikan dengan tema “Membangun Generasi Indonesia Emas 2045 ditinjau dari Perspektif Pendidikan Karakter, Kewirausahaan, dan Kesadaran Hukum”. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 250 peserta yang terdiri dari guru dan kepala sekolah dari 24 kecamatan, pejabat daerah, perwakilan Bank Indonesia (BI), serta sivitas akademika dari Universitas Galuh (Unigal) Ciamis.
Hadir dalam kegiatan seminar ini antara lain:
- Dr. Syamsul Auliya Rachman, S.STP., M.Si (Bupati Cilacap)
- Ammy Amalia Fatma Surya, S.H., M.Kn (Wakil Bupati Cilacap)
- Luhur Satrio Muchsin, S.STP, M.Si. (Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cilacap)
- Taufik Nurhidayat (Ketua DPRD Kabupaten Cilacap)
- Drs. Ahmad Juaeni, M.H. (Ketua Pengadilan Agama Cilacap)
- Herianto YWSPB, S.H., M.H. (Jaksa Fungsional Kejaksaan Negeri Cilacap)
- Kompol Huda Syafi’i, S.Ip., M.M. (Kabag SDM Polresta Cilacap)
- Perwakilan Kodim 0703/Cilacap
- Tamu undangan lainnya
Susunan acara pada seminar ini meliputi:
- Pembukaan dan sambutan-sambutan
- Seminar Nasional
- Edukasi CBP Rupiah
- Quiz dan Doorprize
- Sosialisasi Pascasarjana
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Dadi M. Si. (Rektor Universitas Galuh) menyampaikan komitmen Unigal untuk membantu Pemerintah Kabupaten Cilacap dalam membangun aspek pendidikan. Ia menekankan pentingnya sinergi antarwilayah di perbatasan dan perlunya perencanaan bersama antar pemerintah daerah untuk kemajuan kawasan.
Bupati Cilacap, Dr. Syamsul Auliya Rachman, dalam sambutannya, mengapresiasi Universitas Galuh, Dinas Pendidikan Kabupaten Cilacap, dan Bank Indonesia Purwokerto atas kolaborasi dalam menyelenggarakan seminar ini. Ia menekankan bahwa pendidikan memegang peranan penting dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Bupati juga menyoroti pentingnya pendidikan karakter, kewirausahaan, dan kesadaran hukum dalam membentuk profil Pelajar Pancasila.
“Ketiga aspek ini adalah elemen penting dalam membentuk generasi yang tangguh secara karakter, mandiri secara ekonomi, dan beradab secara hukum,” ungkap Bupati. Ia berharap seminar ini dapat melahirkan gagasan dan strategi untuk mewujudkan sistem pendidikan yang holistik dan berkelanjutan.
Dalam sesi sosialisasi, perwakilan dari Bank Indonesia Purwokerto menyampaikan pentingnya gerakan CBP Rupiah sebagai bagian dari edukasi publik mengenai fungsi dan makna rupiah sebagai simbol negara.
Seminar ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam membangun fondasi generasi Indonesia Emas 2045 yang berkualitas, serta mendorong kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan dunia usaha dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Cilacap.
